Percakapan


Pada sebuah pagi…dengan mentari yg sedikit saja menampilkan diri..

Anya termenung dg telepon genggam di genggaman tangannya.. di layarnya tampak pesan dari seorang kawan lelakinya..

Edgar: Kenapa kamu berubah sih??
Anya: Life is hard, I need to survive
Edgar: Iya, aku ngerti. Yg aku ga bisa paham, sikapmu berubah
Anya: Sedang menyederhanakan banyak hal. Aku merasa sangat lelah
Edgar: Iya. Aku perhatiin status-statusmu kok
Anya: Terutama aku memang sedang belajar memaafkan diriku sendiri. For a lot of mistakes I made.
Edgar: Mungkin ada yg tidak berjalan seperti maumu
Anya: Dan pendapat orang ttg tindakanku, aku malas memikirkannya. Seperti komenmu barusan juga, kayak-kayak gitu aku malas denger
Edgar: Yang mana?
Anya: “Kamu kok begini..kamu kok begitu…”….”Kamu kok berubah”
Cant I just do something based on my own opinion?
Edgar: Aku benci disuruh naruh laptopmu di pos satpam. Itu kayak aku ga akan ketemu kamu lagi. Selamanya.
Anya: Oya.. Aku juga ga suka dianggap bersalah karena melakukan sesuatu yg aku inginkan. Sesuatu yg aku butuhkan utk membuatku nyaman.
Edgar: Duh, aku jd serba salah ngomong deh..šŸ¤”
Anya: Apa yg salah kalau aku malas ketemu orangĀ²?
Edgar: Ya nggak salah sih. Cuma, aku ga mau kalau kamu ga pengen ketemu aku lagi
Anya: Ya itu hakku.
Edgar: Iya..iya
Anya: Kalau aku sekarang ga mau ketemu, apakah salah?
Edgar: Nggak
Anya: Siapa yg bisa memastikan selamanya?
Edgar: Nggak ada
Anya: Aku hanya pengen menyederhanakan hidupku sekarang

.

Anya meletakkan telepon genggam itu di meja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s