You’ve Got a Friend!


“You just call out my name and you know wherever I am, I’ll come running to see you again.. Winter, spring, summer, or fall.. All you’ve got to do is call and I’ll be there (yes, I will).. YOU’VE GOT A FRIEND”

Sering mendengarkan lagu ini..versi recycle dlm suara jazzy Susan Wong..terkadang membuat mellow dan terharu..

Seperti kutipan lagu You’ve Got a Friend di atas, Teman adalah pihak yg menyokong kita, memberikan dukungan, menyiapkan suntikan kekuatan, dan menyediakan diri sbg partner berbagi.

Mari kita bahas dg konsep Tao. Anda mungkin masih ingat Master Lao atau Lao-Tse? Kalau saya tdk salah, beliaulah penggagas Taoisme di Cina pd skitar th 300SM (tolong diralat kalau informasi yg saya sampaikan kurang tepat ya.. ). Saya tidak akan terlalu detail membahas Tao, namun akan mencuplik sebagian kecil dr konsep spiritual tsb dlm bahasan yg ringan.

Benjamin Hoff di tahun 2002 dan 2003 menuliskan buku tentang Tao, The Tao of Pooh dan The Te of Piglet🙂. Kesan saya membacanya: tidak seperti membaca literatur filsafat, tp seperti melihat kartun Winnie The Pooh dg penuh penghayatan😀
Masih ingat siapa saja tokoh dlm kartun ini? Ada Winnie si beruang madu, Tiger si harimau, Piglet si babi kecil, Owl si burung hantu, Rabbit si kelinci, Eeyore si keledai, Kanga dan Roo, pasangan ibu-anak kanguru.

Hoff memasukkan ajaran Tao dlm penggambaran setiap tokoh kartun ini. Inti Tao (dlm pemahaman saya) adalah mengalir, mengikuti jalan kehidupan. Terjemahan bebas dr Tao Te Ching. Hidup adalah perjalanan..sesuatu yg sdh ada relnya, ada jalurnya. Sang Maha Pencipta lah yg menetapkan ini. Dan kita, sebisa mgkin menyelaraskan diri dg irama kehidupan, mengasah kepekaan agar tdk keluar jalur. Percaya atau tidak, dlm setiap kesempatan Tuhan selalu menghadirkan tokoh-tokoh yg akan menjadi teman seperjalanan kita dlm hidup.

MASING-MASING dr kita telah memiliki garis/jalur kehidupan. Teman yg menjadi teman seperjalanan adakalanya harus pergi menempuh jalannya sendiri yg mgkin berbeda haluan. Terkadang akan tetap seiring sejalan. Saya rasa itu TAK MENGAPA..karena TEMAN TETAPLAH TEMAN. Dan ketika kita berbeda pandangan dg mereka, saya rasa itupun tak mengapa. Seperti Tokoh Winnie dkk..mereka memiliki karakter yg bermacam2 namun mereka tetap bersahabat dan saling menyayangi.

Teman dan sahabat membantu kita BERTUMBUH mjd pribadi yg utuh. Sebagaimana yg dilakukan Musuh, dg cara yg berbeda. Teman mengajak kita ke arah yg lbh baik, meskipun terkadang caranya menyakitkan (menurut kita begitu).

Semua itu adalah BUNGA RAMPAI KEHIDUPAN.
Baik Musuh, maupun Teman..memiliki peran dan porsi tersendiri dlm kehidupan. Bersyukur atas nikmat karunia Tuhan, akan sangat membantu kita MENGHARGAI setiap peristiwa dg segala lika-likunya, semua intrik dan kontroversi, serta tak lupa pelukan hangat dan tepukan sayang..

***

Trus…

Apa hubungannya sama dunia perkawatan???

Well, I got this wall pict yesterday dari seorang kawan, ELizabeth DeVigilli

Poinnya adalah: untuk mencapai tangga yang lebih tinggi, kita memang perlu memijak tangga yang ada di bawahnya terlebih dahulu. Ndak bisa ujug-ujug nyampe di atas.

Teman dapat membantu kita untuk bertumbuh, hanya jika kita mengijinkan mereka untuk melakukan hal itu🙂

Lebih dari itu, jangan menyerah untuk terus belajar *ngomong pada diri sendiri!!!!*

2 thoughts on “You’ve Got a Friend!

  1. Inspiring mbak Dei. itulah gunanya teman.
    mereka bisa bantu kita bertumbuh kalau kita mengizinkan asalkan mereka pun mau membantu kita bertumbuh dengan iklhas. tapi kalau sampai pada titik tertentu kemudian pertemanan itu bertumbuk pada suatu kepentingan yang nggak selaras dengan konsep pertemanan awal, rasanya jadi sedih juga

    • Betul, mbak Angky🙂
      InsyaAllah yang namanya teman itu pasti ikhlas🙂 Teman dalam arti bukan sekedar kenal lho ya, tapi yang memang mengenal kita secara personal🙂
      Saya punya beberapa sahabat, pernah berantem heboh, diem-dieman, nyolot-nyolotan, tapi kami saling tahu bahwa kami saling sayang… dan hubungan tetap dekat walau secara fisik sekarang berjauhan.
      well, itu berproses sih, tapi memang waktu dan proses itu lah yang menyeleksi siapa kawan yang sebenar-benarnya kawan dan siapa serigala yang berbulu domba🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s