Copycat?


Dari kemarin-kemarin, saya sering menjumpai status para senior wire jewelry yang mengungkapkan tentang desain, “meniru-ditiru”, belajar dari senior, teknik, mencontek ide, dan topik-topik setipe lainnya (pokoke intine kuwi lah…hhehehehehe).

Daaaan beberapa hari yang lalu senior saya, Mas Teguh Rachmanto, menemukan gambar yang diunggah ke dunia maya, yang mirip seperti gambar artwork buatannya. Nah lho…

Ini dia gambarnya…

Saya juga nggak tau gimana ceritanya sampai Mas Teguh bisa nemu gambar tersebut sewaktu berselancar di dunia maya. Nah, nah…kalau yang kayak gini nih, baru boleh berkoar-koar kalau barangnya atau desainnya dicontek orang… kalau begini kan sangat jelas yaaa…

Seperti yang saya tulis sebelumnya di artikel Amati-Tiru-Modifikasi, jaman sekarang sulit membatasi orang lain untuk tidak melihat atau meniru desain yang kita ciptakan. Bahkan, kita sendiripun, agaknya sulit untuk memberi label bahwa hasil karya kita adalah 100% original🙂

Jadi gimana dong???

Nyantai aja kali yaaa…

Mungkin kita perlu menentukan fokus kita dimana…

Misalnya, begini:

Kalau kita fokus pada profit, maka ketika kita sudah mendapatkan banyak duit dari bikin wire jewelry, ya sudahlah… urusan yang lain masa bodo, toh tujuan mendapatkan profit sebanyak-banyaknya sudah tercapai.

Kalau fokus kita pada aktualisasi diri, dengan menulis dan menjual tutorial dan menawarkan workshop, misalnya, untuk meminimalkan rasa sakit hati karena karya kita dicontek orang, lebih baik segera mendaftarkan hasil karya tersebut ke pihak yang berwenang mengeluarkan hak paten.

Dalam dunia psikologi, kami sering menggunakan teknik ini, sebagai bagian dari teknik mengoreksi pikiran dalam terapi kognitif… bagaimana kita memfokuskan diri pada tujuan awal dan mampu menerima setiap konsekuensi yang timbul dari setiap pilihan yang kita ambil dalam proses pencapaian tujuan tersebut.

Tapiiiiiiiiii,

Masing-masing kepala tentu memiliki isi pikiran yang berbeda. Tulisan ini hanya sebagai media katarsis untuk saya pribadi, selaku pendatang baru di dunia wire jewelry di Indonesia.

As usual, saya lebih suka jdi pengamat saja🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s