Being make up artist for your own? Why not?


Hmmm… sebenarnya artikel ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan sahabat saya, Tiwi beberapa hari yang lalu…

Dia berencana untuk berdandan sendiri pada saat hari besarnya nanti… *pssst, katanya ini masih rahasia, jadi saya nggak berani nyebutin. off the record ya..hihihiii…

Lantas, sebenarnya apa sih yang harus dipersiapkan? Ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya sendiri sewaktu mendandani diri sendiri saat hari pernikahan saya🙂 Oke, mari kita cek satu persatu…

  1. SKill >> ya eyaaaaalaah,harus punya skill untuk merias. I believe skill can be learned, jadi nggak usah kawatir bagi yang merasa nggak bisa, bisa belajar kok! Kuncinya, pantang menyerah untuk mencoba.
  2. Alat make up >> kalau nggak punya bisa minjem juga sih sebenarnya, tapi alangkah lebih nyamannya bila kita berdandan dengan menggunakan perlengkapan milik kita sendiri. So, check out your stuff first! Apa aja yang perlu dimiliki? Baca artikel saya tentang rias mata dan tata rias dasar yaaa🙂
  3. Konsep >> Mau pernikahan yang seperti apa? Baju warna apa? Dekorasinya bagaimana? HArus dipikirkan secara mendetail, jangan sampai salah penempatannya… diskusi dengan pasangan mungkin akan sangat membantu🙂
  4. Gutts >> harus punya nyali euy!! Nanti pasti akan ada komentar berdatangan, entah itu komentar yang berupa pujian maupun cacian (hihihihi seram ah!). Harus pede dengan hasil karya sendiri yaa.. tapi sebelum itu, jangan menyerah untuk belajar🙂

Trus apa lagi yaaaa…

Ayo Wi, mau nanya apa? hihihiiiihi…

Tentang special trick seperti shading, pemakaian bulu mata, pembentukan alis memang perlu ekstra latihan yaaa..karena harus pinter menyesuaikan karakter wajah dengan konsep acara, makanya saya tekankan untuk mem-fix-kan (bahasa Indonesianya apa sih? T.T) dulu konsep acara akan seperti apa, sehingga bisa menentukan gaya riasan yang bagaimana.

Shading diperlukan sebagai make-up koreksi. Jadi sebelum melakukan trik ini, cermati dulu wajahmu… apa yang perlu dikoreksi? pipi yang terlalu chubby atau sebaliknya, terlalu tirus? Wajah non-oval? hidung yang kurang proporsional dengan bagian wajah yang lain? trik akan disesuaikan dengan kontur wajah. Yang perlu disiapkan adalah fondation beragam warna, minimal 3 warna, satu tingkat lebih muda, senada warna kulit, dan setingkat lebih tua/gelap. Lalu eyeshadow matte (nggak pake bling-bling) dalam gradasi warn cokelat, dari yang muda sampa gelap, disesuaikan dengan kebutuhan.Lalu harus disiapkan juga peralatannya, berupa kuas dan spons.

Bulu mata diperlukan agar tampilan wajah bermakeup lebih hidup, selain untuk mengoreksi bulu mata yang pendek atau yang lurus/tidak lentik. Ada macam-macam bentuk bulu mata, nah ini juga sesuaikandengan konsep acaranya yaaa… jangan lah pakai bulu mata dengan bentuk yang extravaganza kalau untuk acara keluarga yang santai… ntar dikira mau ikutan pawai 17-an.

Bentuk alis. Jika tidak mau dicukur, it’s okay. Disikat aja, dirapikan dengan sikat khusus alis dan pakaikan maskara bening agar rapinya awet. Sepertinya saya sudah menuliskan beberapa trik di artikel Through Your Eyes 🙂 Cekidot dah!

So,selamat mencoba-coba…

Jangan menyerah untuk belajar.

Catatan: Btw, untuk konsultasi lebih detail, nanti kalau segala sesuatunya juga sudah kau detailkan ya Wi🙂 Good luck!

One thought on “Being make up artist for your own? Why not?

  1. hwaaaa…. tah knp aq lbh merasa nyaman dgn praktek langsung…. susyaaahhhh bgt memahami teori2 itu… huhuhuhuhu…. wish u’re here😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s