Mata-mata…


Entah mengapa saya suka sekali mendandani mata… dan bereksperimen dengan warna-warni pemulas mata😀

Seperti yang saya lakukan pada salah satu klien saya ini, Dewiw.

Waktu itu saya lupa untuk event apa, acara make-up dilakukan di kamar kos saja. Dewiw sempat bingung, apakah akan mengenakan baju berwarna biru atau pink. Sembari menunggu dia memutuskan, saya mengambil inisiatif untuk membubuhkan riasan mata yang dapat dipasangkan sekaligus dengan dua warna tersebut…

Saya memilih warna maroon tua untuk mewakili warna pink dan warna pearly white untuk mewakili warna biru.

Hasilnya..

dengan jilbab berwarna pink…

dengan bagian belakang jilbab seperti ini…

Lalu ganti dengan jilbab biru…

tanpa mengubah riasan…

plus bentuk “sanggul” sederhana dari lilitan jilbab…

Riasan mata tetap mewakili dua warna outfit yang hendak dipilih, tanpa mengubah riasan. Pada dasarnya memang warna pink dan biru muda adalah warna komplementer, yaitu warna berseberangan namun memiliki keserasian jika dipadukan (istilahnya main tabrak warna), jadi tidak ada kesulitan untuk melakukan riasan yang bisa “masuk” untuk kedua warna tersebut.

Mari kita bahas detailnya…

  1. Klien saya yang satu ini menolak untuk dirapikan (dicukur) alisnya, jadi saya biarkan saja tetap gondrong😀 Saya tinggal merapikan bulu-bulu alis menggunakan maskara dan menegaskan ekor alis dengan pensil alis berwarna cokelat tua.
  2. Untuk menonjolkan tulang alis, saya memilih warna putih pekat sehingga bentuk highlight tetap menonjol.
  3. Di sudut mata bagian luar, saya aplikasikan pemulas mata berwarna merah maroon tua, dengan sedikit saya baurkan dengan warna cokelat tanah. Oya, satu tips: “Jika hendak membaurkan warna-warna intens, cobalah terlebih dahulu di punggung tangan anda, baru aplikasikan ke mata.” Cara ini, bagi saya, sangat efektif untuk mendapati warna hasil bauran yang saya inginkan.
  4. Di sudut mata bagian dalam (dekat hidung), saya aplikasikan warna baby pink yang bernuansa pearly, dan diatasnya saya baurkan sedikit warna krem keemasan menyatu dengan highlight putih di tulang alis. Hal ini saya lakukan untuk mengurangi kesan “terlalu mengkilap” karena penggunaan warna putih dan pearly pink yang berlebihan.
  5. Untuk garis mara bagian atas, saya menggunakan eye liner cair yang diaplikasikan menggunakan kuas dan ditarik perlahan dari sudut dalam ke sudut luar mata, untuk mendapatkan hasil aplikasi yang rapi jali😀
  6. Untuk garis mata bawah, saya menggunakan eye liner pensil.
  7. Berhubung klien lebih suka untuk tidak menggunakan bulu mata palsu dan kebetulan bulu matanya sudah panjang, saya cukup menggunakan maskara saja. Maskara juga saya bubuhkan pada bulu mata bagian bawah untuk menambah kesan dramatis. Maskara hitam sangat dianjurkan.
  8. Di bagian bawah mata (daerah kantung mata) saya bubukan perona mata berwarna putih yang saya baurkan dengan bedak padat sebagai entuhan akhir riasan mata.

That’s all…

Mungkin anda berminat untuk mencoba suatu hari nanti?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s