Through Your Eyes


Kata orang, mata adalah jendela jiwa… kita dapat “meramalkan” apakah seseorang berkata jujur atau dusta dengan melihat matanya. Lantas bagaimanakah peranan rias mata dalam “menghias” mata?

Bagian terumit untuk dirias dari keseluruhan bagian wajah adalah mata. Pertama, mata adalah indera kita yang sensitif terhadap sentuhan, tekanan, dan benda-benda asing (seperti kalau kita kelilipan). Maka dari itu, kita juga perlu berhati-hati dalam memperlakukan mata. Kedua, space mata sangat sempit –bila dibandingkan dengan proporsi bagian wajah yang lain yang perlu dirias. Untuk itu, kita harus jeli memanfaatkan space yang terbatas tersebut.

Saya suka bereksperimen dengan mata, apalagi dengan menggunakan bermacam-macam warna untuk pemulas mata dan pensil mata. Oya, sebelum kita bahas lebih lanjut, kita perlu mengenal satu per satu alat rias yang kita perlukan untuk mempercantik mata kita.

  • Pemulas mata atau eye shadow. Ada beragam tekstur yang dijual di pasaran, tapi seringkali yang sangat mudah kita temukan adalah tekstur serbuk. selain itu ada pula yang bertekstur krim dan krim cair (pakai kuas). Warna yang wajib kita punya adalah pemulas warna netral, yaitu gradasi cokelat…minimal 3 warna, cokelat tua, cokelat muda, dan cokelat terang atau cenderung ke putih gading untuk tulang alis (highlight).
  • Alas pemulas mata atau eye shadow base. Alas pemulas mata akan sangat berguna ketika anda menggunakan pemulas mata serbuk, karena tekstur krimnya akan membantu merekatkan pemulas mata ke kulit kelopak mata. Tak perlu khawatir jika anda tidak memiliki alas pemulas mata ini, anda dapat menggunakan krim pelembab yang sehari-hari anda gunakan untuk menggantikan fungsinya😀 (itu yang biasanya saya lakukan hehehehhee…)
  • Eye liner –saya nggak tahu bahasa Indonesianya apa :(– Ada yang berbentuk pensil yang bisa diraut, seperti pena (eye linernya cair di dalam), eye liner serbuk (yang biasanya dibeli sebagai oleh-oleh naik haji itu lho), dan eye liner cair yang diaplikasikan menggunakan kuas. Saya suka sekali memakai eye liner pensil yang berwarna-warni keluaran Oriflame, selain murah-meriah, pengaplikasiannya mudah, warna beragam, dan tahan lama saat digunakan. Eye liner cair akan menghasilkan pulasan eye liner yang rapi dan intense, namun pengaplikasiannya cukup sulit jika anda mengaplikasikannya sendiri.
  • Maskara atau pelentik bulu mata. Sekarang juga ada beragam varian maskara, tinggal sesuaikan dengan kebutuhan anda saja.
  • Pensil alis. Kalau saya, lebih suka pakai pensil alis berwarna cokelat daripada hitam. Warna cokelat akan tampak lebih natural. Warna dan bentuk alis penting, karena akan merepresentasikan wajah kita secara keseluruhan, jika salah membentuk alis atau memilih warna pensil alis (terlalu tebal gitu..) pasti wajah akan terkesan aneh😦
  • Bulu mata palsu. Untuk acara resmi yang menuntut kita merias wajah secara lengkap, kehadiran bulu mata palsu merupakan suatu keharusan, karena bulu mata dapat menyempurnakan penampilan riasan kita. Kalau berniat memakai bulu mata, jangan lupa untuk menyiapkan lem bulu matanya yaa… saya lebih suka memakai lem bulu mata berwarna hitam yang kemasannya mirip dengan kemasan eye liner cair, karena selain cara pengaplikasiannya gampang, ia juga dapat berfungsi sekaligus sebagai eye liner.
  • Kuas eye shadow untuk mengaplikasikan eye shadow
  • Silet atau pinset untuk merapikan alis, kalau anda membutuhkan.

Berikut ini beberapa contoh riasan mata yang pernah saya lakukan:

Mata ini tampaknya lelah ya, dengan warna cokelat sembab. Untuk rias mata sehari-hari, saya memilih warna tunggal yang terkesan mencerahkan mata.

Saya menggunakan eye liner cair dan membentuk garis lurus dari arah dalam ke sudut luar (biasa disebut cat eye). Highlight tidak terlalu saya tonjolkan, yang lebih saya utamakan adalah menutupi kesan lelah di kelopak mata dan di bagian bawah mata. Untuk pemakaian sehari-hari, boleh dipilih warna eye shadow yang nggak terlalu glittering. Nuansa pearly (seperti yang tampak di gambar, tampak mengkilap tapi tanpa butiran glitter) boleh, boleh ajah… supaya orang tahu kalau kita lagi dandan…hehehehheee…

Pemilihan warna terang –pink di bagian kelopak, putih untuk bawah mata– dapat mencerahkan mata. Tambahkan sedikit warna ungu keabu-abuan di bagian tengah kelopak dan warna khaki pucat untuk highlight sebagai sentuhan akhir. Rias mata ini sangat ringan dan dapat digunakan untuk rias sehari-hari.

Dapat juga anda membuat rias mata yang lebih menonjolkan penggunaan maskara dan eye liner. Eye liner berwarna (selain hitam) dapat dijadikan pilihan. Pada gambar di bawah, saya menggunakan eye liner warna dari seri Visions V* Dynamic Duo eyeliner Pencil dari  Oriflame, perpaduan putih dan hijau keperakan.. Chic dan simple untuk anda yang tidak punya terlalu banyak waktu untuk berdandan😀

atau cukup gunakan eye liner cair berwarna hitam dan maskara hitam untuk kesan sederhana, dipadukan dengan pemulas mata senada warna kulit. Eye shadow yang saya pilih adalah eye shadow berwarna matte (tidak mengkilap) dari seri Mono Eyeshadow Essentials dari Oriflame

Selanjutnya…

Untuk kesan lebih mewah, anda dapat memilih eye shadow ber-glitter dan aplikasikan lebih intens di kelopak mata. Gaya riasan favorit adalah smokey eye. Warna paling netral adalah cokelat.

Kalau anda bosan dengan warna eye liner hitam, anda dapat menggunakan paduan warna cokelat tua dan cokelat muda (keemasan) seperti tampak pada gambar di atas. Pada model, saya menggunakan V* Dynamic Duo Eyeliner Pencil seri Aladdin & Yasmin dari Oriflame.

Dan anda pun akan siap pergi ke pesta…

***

Di bawah ini adalah beberapa contoh rias mata yang bertema, yaitu disesuaikan dengan busana yang dikenakan, menggunakan warna yang lebih intens dan pekat, serta lebih berani.

Dan untuk dua foto terakhir, saya menggunakan plester mata (scotch) untuk memperlebar kelopak.

Penggunaan scotch untuk riasan sehari-hari akan terkesan berat. Biasanya scotch digunakan pada riasan untuk acara pernikahan atau acara resmi lainnya.

***

Nah, balik lagi nih… setiap riasan tentunya akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi si pengguna. Banyak berlatih akan sangat membantu untuk meningkatkan kepekaan kita dalam mengenali setiap kelebihan dan kekurangan di wajah, sehingga kita dapat menempatkan riasan yang tepat sesuai dengan porsinya😀

Selamat mencoba😀

3 thoughts on “Through Your Eyes

  1. Pingback: Being make up artist for your own? Why not? « Ideiswasti's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s