Make Overs


Hari ini hari pertama saya menikmati “liburan” di kampung halaman, sampai 2 – 3 bulan ke depan. Kembali ke rumah masa kecil terasa sedikit aneh ya? Hmm…karena sudah cukup lama saya meninggalkannya. Tentu sudah banyak yang berubah.

Saya membuka file-file lama yang ada di komputer (lama) saya, komputer yang menemani saya sejak awal kuliah S1 hingga proses pengerjaan skripsi dan lulus. Ada beberapa file foto yang masih tersisa dari masa-masa saya belajar tata rias di UNY (Universitas Negeri Yogyakarta; dahulu IKIP Yogyakarta).

Waktu itu saya sering “menodong” teman-teman kos supaya bersedia menjadi model saya…heehehee… untungnya mereka seneng-seneng aja🙂 Ada beberapa foto juga yang saya ingat waktu saya ikut semacam kontes/lomba merias yang diadakan oleh Oriflame Jogja. Sekedar untuk menambal ingatan, akan saya tampilkan beberapa foto mereka di sini, plus sedikit kisah yang menyertainya… sekaligus untuk bernostalgia😀

Yang pertama ini foto Danik, before (atas) dan after (dua foto di bawah) di-make over. Waktu itu awal tahun 2007, saya belum terpikir untuk belajar menghias jilbab jadi yaaa…jilbabnya seadanya gitu, seperti pemakaian sehari-hari. Saya mengajak Danik jadi model saya di UNY. Untuk pertama kalinya, saya belajar memasang scotch, semacam plester khusus yang ditempelkan di kelopak mata untuk memperlebar kelopak mata dan menyiasati mata sipit/kecil.

Yang kedua ini adalah Puteri. Foto bagian atas adalah sebelum make over dan foto bagian bawah setelah di-make over. Eh, kalungnya itu buatan saya lho…hehehehe… Kalau si Puteri, saya make over di kos, untuk lomba di Oriflame.

Yang ketiga ini adalah Ayung. Seperti dua teman kos saya sebelumnya, foto bagian atas adalah sebelum di-make over dan bagian bawah adalah foto setelah di-make over. Ayung juga saya make over di kos.

Ketiganya adalah junior saya di kos. Heee, bukan bermaksud menjadi bullist, saya tetap menawarkan pada mereka apakah bersedia menjadi model saya atau tidak, jadi demokratis dong…cuman mungkin mereka sungkan dan nggak berani nolak kali yaa… secara saya termasuk angkatan tua pada waktu itu.

Kalau foto-foto di bawah ini adalah foto beberapa teman saya di Psikologi yang saya daulat jadi model dadakan.

Ini adalah sahabat saya, Naw… foto atas adalah foto sebelum dan yang bawah, tentu saja, foto sesudah make over.

Kalau yang satu ini Ayuk… saya make over untuk lomba Oriflame

Ini Ridha… tantangan yang saya hadapi dari ketiga model ini hampir sama yaitu menutupi jerawat… hehehehe, pengalaman yang sangat berguna nih… yaitu, bagaimana menutupi jerawat dengan make up dasar tanpa membuat wajah terkesan tebal dan berat…😀

Tantangan menutup jerawat pada saat merias kulit berjerawat adalah “bagaimana kulit tetap sehat di balik tata rias dekoratif yang diaplikasikan pada wajah”. Waktu itu sih saya punya andalan yaitu tea tree corrective stick dari Oriflame. Di dalam satu stik concealer ada 2 bahan sekaligus, yang hijau sebagai obat jerawat berkandungan tea tree oil, yang kedua adalah concealer bertekstur creamy yang senada warna kulit untuk menutupi si obat tea tree tadi…

***

Saya sangat berterima kasih pada para model ini, yang turut mewarnai perjalanan karir saya sebagai make up artist, melatih keterampilan saya memasang bulu mata palsu, melatih saya memoleskan concealer dan alas bedak hingga rata, dan banyak keterampilan lainnya😀

Hehehehee… saya tersenyum mengenang pada jaman-jaman itu, namanya pengalaman awal pasti banyak kekurangan di sana-sini… bahkan sampai sekarang, kalau melihat foto-foto sebelumnya, saya selalu menemukan kekurangan yang bisa dipelajari dan dijadikan sebagai bahan koreksi untuk proses kreatif berikutnya.

😀

Foto terakhir… eh cerita terakhir, ding…

Ini foto saya bersama Tika, seaktu kita jalan-jalan di Sunday Morning (SunMor) UGM, semacam pasar kaget yang buka tiap Mingu pagi atau hari libur nasional di daerah lembah UGM, cukup dekat dengan kos kami.

Ini saya mejeng bareng model, Tika, setelah di-make over. Huhuhu..saya-nya keliatan kucel banget ya? Ini pas saya sedang belajar mengaplikasikan corrective shading untuk menutupi rahang Tika yang berbentuk kotak…kata guru saya, shading ini akan melembutkan penampilan wajah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s