Menjelang Erupsi Merapi


Hihihihihihihihi….judulnya agak seram yaaa…tapi nggak papa kok, cerita ini jauh dari kata seram😀

Cerita ini berawal ketika saya mendapatkan sms dari teman baru saya, yang nota bene adalah teman dari teman lama saya. Dia sms minta bantuan profesional saya untuk meriasnya di hari wisuda. Kebetulan dia sefakultas dengan saya di Fakultas Psikologi UGM, hanya beda program studi saja. Ok, saya bilang deal kalau lebih dari satu orang yang dirias, dan akhirnya dia menawari teman-temannya yang lain, apakah bersedia untuk sekaligus saya rias pada hari itu (27/10/2010).

Kabar terakhir yang saya terima, jadinya ada 2 orang yang akan saya rias pada hari H. Maka saya bersiap untuk touring lagi ke Jogja sehari menjelang hari H tersebut (26/10/2010). Saya berangkat pagi seperti biasanya, sekitar jam 8 pagi sehingga estimasi waktu saya sampai di Jogja adalah 2 jam kemudian, jam 10 pagi. Saya muter-muter dulu, beli stok bulu mata di Toko Mutiara, karena stok saya habis sewaktu merias Maya cs (10/10/2010). Setelah itu, saya belanja beberapa pernak-pernik keperluan pembuatan aksesoris di Jolie, daerah jalan Magelang. Setelah semua beres, saya menuju kos salah satu sahabat saya, Chibi. Lama sekali saya tidak bertemu dengannya. Hmmmm…semenjak saya menikah, sepertinya. Saya ngendon di kos Chibi sampe malam…😀 Kebetulan karena hari ini hujan juga sih, jadinya nggak bisa kemana-mana. Hufftt…saya juga capek setelah naik motor dari Semarang coret, rumah saya sekarang.

Itu…di tipi sudah gencar pemberitaan tentang Merapi, hujan abu, letusan, dan lain sebagainya terkait Merapi. Sempet tetangga sebelah kamar Chibi juga menceritakan kekhawatiran keluarganya tentang kondisi Jogja. Maklum, orang-orang di luar di luar Jogja kan hanya bisa mengakses perkembangan kondisi Jogja melalui media saja. Suami saya juga sempat menelepon beberapa kali…padahal saat itu kami yang di Jogja adem ayem aja🙂

Malamnya, baru saya meluncur ke kos Ailul, teman saya yang temannya mau saya rias (ribet nggak ini mbacanya? heee..). Yup, biar praktis dan lebih menghemat waktu saya akhirnya memilih menginap di kos Ailul daripada di kos Chibi.

Seperti biasa, saya bangun jam 4 kurang, langsung mandi dan tinggal menunggu adzan subuh saja supaya langsung bisa shalat dan memulai aktivitas merias. Sayangnya, justru mbak yang mau dirias masih santai-santai saja, jadinya saya sempat buang waktu setengah jam lewat untuk menunggu dia siap dirias. Yaaaa…mau bagaimana lagi….agak ngebut. Hufft bikin saya deg-degan saja…saya sih sebenarnya tidak suka terburu-buru😦

Hmmm…meskipun demikian saya tetap berusaha profesional. Saya tidak melewatkan “ritual” merias barang satu hal pun. Saya juga tidak mengurangi kualitas kinerja saya. Yup, sebuah tantangan baru lagi kan? Jam 6 kurang, orang kedua yang hendak dirias datang ke TKP. Oke, saya lakukan ritual yang sama, tetap tanpa mengurangi kualitas. Semua selesai jam7 kurang.

Seperti biasa, kepanikan selalu terjadi….

Keluarga wisudawan yang gelisah menunggu….

Wisudawan yang takut terlambat….

Periasnya juga ikut-ikutan cemasssss….takut salah dan tidak memuaskan klien….

😦

See, betapa cepatnya aura negatif itu menyebar….

😦

Namun, puji syukur semua selesai tepat waktu dan tidak ada yang terlambat sampai di Grha Sabha. Uhmmm…saya jadi ingat sewaktu saya sendiri yang wisuda. Berhubung saya merias diri saya sendiri, jam 6 saya sudah sampai di Grha (tetap seperti waktu wisuda S1, dengan ibu saya yang panik takut telat dan ayah saya yang tidak terlalu peduli tentang keterlambatan).

Oya, saya jarang mendokumentasikan proses merias…maklumlah, sudah terbayangkan bagaimana hectic-nya situasi saat merias yang coba saya gambarkan diatas? Pada umumnya, dari pengalaman saya berpuluh kali merias wisudawan, ya seperti itu…

Saya coba mengontak Mbak Ipung & Mbak Panca via Facebook, untuk menanyakan apakah boleh saya menampilkan fotonya di laman ini… ya, buat dokumentasi saya pribadi sih….dan dijamin tidak akan disalahgunakan, apalagi dianggap sebagai propaganda pornografi..hihihihihihih… asyiknya, diijinkan euy!!

Ki-ka: Mbak Ipung & Mbak Panca

Ini foto waktu di kampus, Mbak Panca dan Mbak Ipung mengapit Jeng Ailul (jilbab pink_red)

 

Sebenarnya saya juga pengen mampir ke Fakultas, tapi takut pulangnya kesorean. Jadi setelah sarapan (yang ditraktir oleh Jeng Ailul), sekitar jam 10-an saya berangkat pulang ke Semarang. Padahal sahabat saya, Intan, juga lagi wisuda hari itu…

Nah, setelah saya sampai di rumah, hari itu (Rabu, 27/10/2010) Merapi lebih banyak beraktivitas. Bahkan berita tentang wafatnya Mbah Maridjan, sang juru kunci Merapi, sudah santer terdengar di media maupun internet. Berita tentang kondisi Jogja yang mulai dihujani abu vulkanik dan munculnya serangan wedus gembel di beberapa lokasi rawan juga turut marak. Ada semacam kelegaan…untungnya saya sudah sampai di rumah…jadinya ndak bikin suami khawatir🙂

Baru lebih dari sebulan kemudian saya main ke Jogja lagi (30/11/2010). Selain main, saya juga penasaran melihat kondisi Sally, rumah mungil saya yang sementara ini tak berpenghuni, pasca-hujan abu. Untungnya dia baik-baik saja.

Nah, demikianlah cerita tentang pengalaman saya merias wisudawan tepat sesaat setelah status Merapi meningkat menjadi awas…dan tepat sebelum Jogja dihujani abu vulkaniknya…

4 thoughts on “Menjelang Erupsi Merapi

  1. hehe….mg bsk2 aku juga bisa di make up mbak idei (suka bgt ma hasilnya!), btw..aksesoris yg kmren disematkan di kerudung pu2nk da di aku sist, tar aku titipin ke anti yah🙂

    • iyaaa… aku juga suka sama testimoni darimu ehehehehe…
      nggak papa asesorisnya titipin anti aja, kalo dirimu bisa janjian ketemu ma dia…maklum dia kan hiperaktif😀
      makasih sekali lagi traktiran sarapannya yaaaa jeng…

  2. b’ idei, maaf yah bQn wktu mepet bgt, hehe.. kL jeunk Ail pgnnya wktu wisuda dy b’ yg rias.. aq pas nikahan juga pgn manggil njenengan!! hihih.. moga proses sampai lahiran nti lancar, dan dikaruniai anak sholeh ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s